a href='http://www.ziddu.com/register.php?referralid=(ykL*iXYH:1' target="_blank">

Jumat, 18 Juni 2010

Orang yang pertama kali mengumandangkan azan



Orang yang pertama kali mengumandangkan Azan beliau adalah Bilal bin Rabah
( 581-664 M). Pada awalnya beliau adalah seorang budak yang berasal dari Abessina
( Ethiopia ), keturunan Habsyi. Tubuhnya kekar dan kulitnya hitam legam, namun suaranya merdu. Majikannya bernama Umayyah bin Khalaf Jamhi al Quraisy, seorang pemuka kaum musyrikin Mekah dan penentang dakwah Islam.

Ketika Bilal mendapat berita tentang datangnya seorang Rosul yang diutuws Allah SWT, untuk memimpin umat manusia, Bilal merasa tertarik mengikuti dakwah itu dan akhirnya ia masuk Islam. Tindakannya ini membuat majikannya marah. Bilal kemudian disiksa oleh majikannya dan memaksa kembali kepada ajaran jahiliah, yakni menyembah berhala.

Siksaan berat yang diterima Bilal dari majikannya, Ummayah bin Khalaf, berupa dijemur diatas pasir panas ditengah terik matahari, kemudian diatas perutnya diletakan batu besar. Namun siksaan itu tidak sedikitpun mampu mengubah keimanannya. Bilal pantang menyerah dan tetap teguh pada pendiriannya. Melihat siksaan yang diterima Bilal itu, sorang Sahabat Rosul Saw, Abu Bakar as-Siddiq (573-634M), merasa sangat iba, Abu Bakar kemudian datang kepada Umayah untuk membeli Bilal, Setelah itu, Abu Bakar membebaskan Bilal dari statusnya sebagai budak. Nabi Muhammad Saw, merasa gembira dengan tindakan Abu Bakar tersebut.

Sebagai penghormatan atas keteguhan iman Bilal dan kemerduan suaranya. Rosululloh Saw manunjuknya sebagai muazin setiap kali tiba waktu sholat. Dia diminta oleh Nabi Saw untuk mengumandangkan azan setiap kali tiba Sholat fardu, sehingga ia dijuluki muazzin Rasululloh ( juru azan Rosululloh ), bahkan pernah ia mengusulkan kepada Rosul Saw untuk menambah kalimat As shalatu khairun minannaum ( sholat lebih baik dari pada tidur ) pada zan salat subuh. Nabi Saw menerima usul itu. Bilal bertugas sebagai juru azan sampai Nabi Saw wafat (11 H / 632 M )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar